PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengamat Sosial dan Politik, Sri Mujiarti Ulfah menilai masih adanya masyarakat menolak wacana pemindahan ibu kota pemerintahan RI ke Kota Palangka Raya karena takut timbulnya permasalahan sosial.

“Saya berdialog dengan masyarakat, mereka mengaku khawatir karena terbayang keadaan ibu kota RI saat ini,” ucap akademisi Universitas Palangka Raya (UPR) ini.

Sebagain masyarakat, dengan pemindahan ibu kota pemerintahan, banyaknya orang akan datang ke Kota Cantik, terutama berpindah karena pekerjaan.

“Mereka takutnya semakin banyak orang, nantinya permesalahan sosial akan muncul. Ini yang mereka takutkan” bebernya.

Selain itu ia juga menyampaikan, jika masyarakat khawatir permasalah ibu kota pemerintahan akan datang ke Kota Palangka Raya.

--page

Seperti macet dan banjir yang terjadi di Jakarta akan terjadi juga di Kota Palangka Raya. “Saya fikir tentu saja hal ini sangat ilmiah jika mereka berpendapat demikian,” ulasnya. (HERMAWAN DP/B-6)