PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Farid Zaky menilai, perpindahan ibu kota pemerintahan merupakan sebuah langkah yang urgen.

“Ini merupakan langkah urgen dengan pertimbangan utama beban Jakarta yang terlalu berat sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat ekonomi,” ucapnya, Selasa, 7 Mei 2019.

Menurutnya, dengan rencana pemindahan ibu kota pemerintahan dari Jakarta ke Kota Palangka Raya melahirkan peluang sekaligus tantangan buat Kalteng kedepan. 

“Peluang bagi kota Palangka Raya bakal naik kelas menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, tentu sangat bagus buat kota ini,” bebernya.

Namun, lanjut dia, secara objektif tantangan kedepan juga semakin ketat, terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). 

Pasalnya ia yakin pusat pertumbuhan baru tentu akan melahirkan kompetisi yang tinggi terutama bidang Sumber Daya Manusia (SDM). 

--page

“Namun rencana ini wajib kita jaga untuk meningkatkan branding Palangka Raya, dan satu modal yang positif adalah pemerintah kita mempunyai keinginan politik  yang kuat demi realisasi rencana ini,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-5)