KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekolah Lapang Kelompok Tani (Poktan) KLP Jaya, Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat memberikan berbagai macam materi dalam pembelajarannya.

Adapun materi yang diberikan mulai dari membuka lahan tanpa dibakar, pengolahan lahan, hand traktor, aplikasi, dan penggunaan serta pemanfaatan pupuk kandang serta hal terkait lainnya, terutama pertanian di lahan gambut.

"Di sini kami berikan materi sampai mengerti, malah direncanakan sampai pemasaran nantinya," ucap Kepala Desa Anjir Kalampan, Yanir kepada wartawan, Rabu, 8 Mei 2019.

Dalam proses pembelajarannya disampaikan langsung Kades Anjir Kalampan yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani tersebut. Selain itu, materi praktek diberikan juga oleh PPH dari Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Suhardiyono yang juga sebagai pendamping pertanian di desa tersebut.

"Pada prosesnya 80 persen memang praktek di lapangan untuk lebih memahami dan efektifitas dalam penyerapan pembelajaran ilmu tani, sehingga bisa lebih mengetahui tahapannya," katanya.

--page

Selain itu, dengan hadirnya Sekolah Lapang di era milenial seperti sekarang ini, jadi petani itu prospek ke depannya bagus, sehingga bisa terus berkembang nantinya.

"Jadi, khususnya kepada anak-anak lulusan sekolah pertanian, jangan mikir jadi PNS dulu, jadi petani juga punya peluang bagus, jika ulet," pungkas Yanir. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)