BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mencanangkan eliminasi tuberkulosis atau TB. Ditargetkan wilayah ini akan bebas TB pada tahun 2025.
Bupati Gumas Arton S Dohong meyampaikan, dari data survei Litbangkes tahun 2018 menunjukkan angka isiden TB di daerah itu berada pada angka 438 kasus per tahun.
“Dilihat dari data survei litbangkes kita memiliki pekerjaan besar dalam mengurangi jumlah penderita dan mencegah penyebaran TB,” ucap Arton saat meresmikan RS Tumbang Taleken di Kecamatan Manuhing, Jumat, 10 Mei 2019.
Dia mengatakan, penyakit ini berdampak besar terhadap sosial dan ekonomi pasien, keluarga dan masyarakat karena sebagian besar infeksi terjadi pada usia produktif antara usia 15 dan 54 tahun.
Maka dari itu, Pemkab Gumas melaksanakan pencanangan eliminasi TB dengan progam temukan dan obati sampai sembuh TB (TOSS TB).
--page
Program ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan temuan kasus dan memastikan pasien memiliki pendamping untuk menjaga kedisiplinan pasien minum obat.
Dia menambahkan, upaya mempercepat eliminasi TB ini tentu bukan merupakan hal yang mudah dan akan banyak tantangan yang harus di hadapi. Namun hal tersebut akan dapat dicapai dengan kerjasama dan komitmen jangka panjang dari semua pihak.
“Saya berharap upaya eliminasi TB di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini dapat menghasilkan respon yang kuat dan komprehensif dalam mengakhiri penyakit TB,” tandasnya. (MAGANG 1/B-5)








