BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar proses belajar dan mengajar siswa berjalan lancar pada bulan Ramadan tahun 1440 Hijriyah siswa diminta mengurangi aktivitas fisik.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Barat M Rosihan Pribadi, Jumat, 10 Mei 2019. Ia minta selama bulan puasa siswa mengurangi aktivitas fisik dengan cara tidak apel dan mengurangi jam setiap mata pelajaran.
"Kami beri edaran kepada kepala sekolah untuk mengurangi aktivitas fisik, dan jam masuk sekolah itu sekiatr pukul setengah delapan serta ada pengurangan 5 menit setiap mata pelajaran," ujarnya.
Dia juga menjelaskan, pada awalnya ada rencana selama Ramadan libur total. Akan tetapi melihat hal positifnya bagaimana. Ternyata libur selama tiga hari di awal puasa ditemukan beberapa pelajar yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik.
"Waktu libur dipakai untuk balap liar dan sebagainnya, maka dari itu di bulan puasa tetap diadakan kegiatan belajar mengajar," katanya.
--page
Proses belajar mengajar tetap berjalan tetapi kurangi kegiatan fisik dan di setiap mata pelajaran supaya diselingi dengan materi yang berkaitan dengan peningkatan mental rohani.
"Agar semua berjalan seimbang, anak - anak juga selalu mendapat pencerahan agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khidmat tentunya demikian," katanya. (DANANG/B-5)








