BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Momen Ramadan ini dimanfaatkan oleh para guru SMAN 1 Pangkalan Bun untuk memberikan pendidikan mental dan spiritual bagi siswa.
Bukan hanya siswa yang beragama Islam saja yang mendapatkan pendidikan mental dan spiritual.
Siswa yang beragama lain juga mendapatkan kesempatan yang sama dan dilaksanakan menurut tata cara tuntunan agamanya.
Kepala SMAN 1 Pangkalan Bun, Rusnah, Selasa, 14 Mei 2019 menjelaskan pendidikan mental dan spiritual digelar selama tiga hari mulai 15-17 Mei 2019 mulai pukul 06.30 WIB hingga menjelang masuk salat Dzuhur sekitar pukul 11.00 WIB.
"Untuk siswa beragama Islam, namanya adalah Pesantren Ramadan. Para siswa yang merupakan generasi penerus pembangunan bangsa ini bakal mendapatkan siraman rohani dari penceramah yang sengaja kita datangkan. Ini merupakan salah satu upaya kita untuk membentuk budi pekerti dan khlakul karimah bagi para siswa," jelasnya.
--page
Menurut Rusnah, seperti rekannya yang beragama Islam, siswa beragama Kristen, Katolik dan lainnya juga mendapatkan pendidikan mental serupa sesuai dengan agamanya.
"Karena tujuan kita adalah memberikan pendidikan mental dan spiritual bagi semua siswa SMA 1 Pangkalan Bun," tandasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)








