MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Di tengah naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok Ramadan dan mendekati Idul Fitri, Bulog Muara Teweh melakukan langkah antisipasi agar harga barang tidak melambung tinggi melebihi dari harga normal.

Kepala Sub Divre Bulog Muara Teweh,  Abdul Azis, Selasa, 14 Mei 2019 mengatakan, saat ini pihaknya telah memantau stabilitas harga di tengah masyarakat, termasuk rencana akan melaksanakan operasi pasar di beberapa tempat baik di kota Muara Teweh dan wilayah sekitarnya.

Saat ini, kata dia, ketersediaan beras di Bulog Muara Teweh sekitar 800 ton beras, untuk dua wilayah seperti Barito Utara dan Murung Raya. Ketersediaan itu masih dianggap aman selama Ramadan.

Azis menambahkan, selain ketersediaan beras yang masih aman, juga daging, minyak goreng dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Apalagi rencana operasi pasar yang akan dilaksanakan dan itu harus tersedia sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Untuk operasi pasar nanti kita akan koordinasikan dengan Dinas Perinustrian dan Perdagangan, baik soal waktu dan tempat hingga kesesuaian harga. Apalagi nantinya operasi pasar itu ada harga subsidi," katanya.

--page

Ia menambahkan, saat ini pihaknya akan membagikan beras pra sejahtera melalui bansos di mana pembagian nanti diseluruh Kecamatan. Dengan pembagian ini juga diharapkan dapat membantu warga. Selain itu, juga dapat menekan harga di tengah masyarakat.

Bulog akan  terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terutama dalam penanganan dan menetralisir harga kebutuhan pokok jangan sampai melambung tinggi apalagi pada saat-saat bulan ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri.(RAMADHANI/B-5)