BORNEONEWS, Sampit - Berkurangnya jumlah penerbangan di Bandara H Asan Sampit dinilai sangat berpengaruh terhadap arus mudik. Bahkan tahun ini, jumlah pemudik via bandara diprediksi menurun dari sebelumnya.
"Berkurangnya jumlah penerbangan tentunya akan berdampak pada menurunnya arus mudik di Bandara H Asan Sampit ini," kata Kepala Bandara H Asan Sampit, Havandi Gusli, Rabu, 15 Mei 2019.
Dia menerangkan saat ini, penerbangan di Bandara H Asan Sampit hanya tersisa lima rute saja. Padahal beberapa waktu lalu jumlahnya 9 rute.
Rute yang saat ini sudah tidak ada penerbangan yakni Sampit - Semarang dengan maskapai Nam Air dan Sampit - Banjarmasin maskapai Wings Air. Pihaknya tidak mengetahui persis apa penyebab maskapai tidak melayani rute tersebut.
"Kalau hal itu, semua kewenangan maskapai, sehingga kami tidak mengetahui," kata Gusli.
--page
Dia juga menerangkan, sebenarnya jumlah penumpang untuk penerbangan Sampit-Semarang cukup normal. Bahkan dari 70 seat yang tersedia, setidaknya 30 hingga 33 seat yang terisi, baik itu berangkat dari Sampit maupun dari Semarang.
"Namun semua itu balik lagi dengan keputusan maskapai, kami tidak bisa mengetahui, karena itu internal mereka," pungkas Gusli. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








