KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Marpuah, 71 tahun, bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam perbaikan atau rehab rumah miliknya bersama suaminya di Seruyan Hilir, Jumat, 17 Mei 2019.

Menurut nenek Marpuah, baru kali ini dirinya bersama suaminya menerima bantuan langsung berupa rehab rumah dari pemerintah dan masyarakat. Hasil rehab yang dilakukan tentu sudah melebihi kehendaknya bersama suami.

Marpuah bersama suaminya, Aripin, memang tinggal di sebuah rumah yang kurang layak huni. Apalagi sang suaminya, Aripin, sudah terbujur sakit sejak 2,5 tahun belakangan ini.

"Mbah (saya) sangat-sangat berterima kasih kepada pemerintah maupun orang yang terlibat memperbaiki rumah kami yang sepertu gubuk, kami hanya bisa membalasnya dengan berdoa yang baik kepada mereka," terang Marpuah.

Marpuah menceritakan, untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka hanya bergantung dengan orang yang bersedia memberikan rezekinya untuk dirinya bersama suami.

--page

"Mbah sudah tua, sudah tidak kuat lagi kerja. Apalagi suami mbah sedang sakit seperti ini. Biasanya ada orang yang kasih bantuan, baik itu uang dari Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Biasanya setiap pagi jumat ada yang datang ke sini kasih uang," jelasnya.

Dirinya bersama suami hanya bisa pasrah karena hanya tinggal berdua. "Anak ada, cuma di Jawa sampai sekarang belum pernah datang ke sini untuk melihat keadaan kami," ucapnya. (RENO/B-2)