KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Seruyan belum mengeluarkan keterangan terkait hasil pemeriksaan sampel makanan penyebab keracunan massal di acara tasmiyahan dan aqiqah di rumah karyawan PT Sapindo, Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan pada Minggu, 12 Mei 2019.

Saat Borneonews mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Jumat 17 Mei 2019, untuk meminta konfirmasi, kepala Dinkes sedang ada kegiatan dinas.

Sedangkan informasi dari pihak Dinkes, tim mereka sudah meninjau sekaligus mengambil sampel makanan di lokasi kejadian untuk keperluan pengecekan.

"Yang berangkat ke sana Pak Hamzah, Kasi Surveilans dan Imunisasi. Beliau sedang dalam perjalan pulang ke Kuala Pembuang," kata salah seorang pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan.

Sementara itu, Kapolsek Danau Sembuluh Iptu M Far'ul Usaedi saat dihubungi menuturkan bahwa dugaan keracunan massal itu terjadi saat sedang menggelar acara tasmiyah dan aqiqah.

--page

"Itu setelah buka puasa, jadi mereka dihidangkan makanan gulai kambing.  Totalnya ada 12 orang yang dirawat di Puskesmas Bangkal saat itu. Memang seorang di antaranya diinformasikan meninggal dunia," tutur Kapolsek.

Selain tamu undangan, tuan rumah atau pemilik acara juga sempat dirawat di puskesma bersama korban lainnya. (RENO/B-3)