BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya berusaha menurunkan angka inflasi kebutuhan pokok selama Ramadan 1440 H.
Langkah yang diambil untuk menekan harga ini melalui dibukanya operasi pasar, pembuatan pasar penyeimbang, pengecekan dan pemantauan harga, serta stok barang.
“Upaya pemerintah dalam pengendalian harga ini sudah cukup baik. Mulai dari dibukanya operasi pasar, pasar penyeimbang, pengecekan dan pemantauan harga-harga sampai ke distributor atau penyuplai,” kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Sabtu 18 Mei 2019.
Fairid berkeyakinan kalau daya beli masyarakat mendekati hari raya akan semakin tinggi. Keperluan akan kebutuhan pokok pun akan semakin meningkat dari biasanya.
“Peningkatan ini perlu diimbangi dengan pengecekan dan pengawasan sebagai upaya untuk mengontrol stok bahan pokok di pasaran,“ ucapnya.
--page
Dia mengaku hal itu efisien untuk menekan harga. Dicontohkannya seperti harga bawang merah dan bawang putih yang melonjak sampai Rp 100 ribu per kilo gram, kini sudah mulai menurun dengan penambhan suplai. (HERMAWAN DP/B-6)








