BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Direktur Utama PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT), Istini Tatiek Siddharta, mengatakan pembangunan dan peningkatan fasilitas produksi merupakan strategi jangka panjang perseroan untuk menjaga pertumbuhan kinerja.
"Guna mendukung strategi tersebut, ANJT melakukan sejumlah program efisiensi seperti dalam konsumsi energi serta melakukan transformasi digital," ujarnya.
Istini menambahkan, saat ini ANJT memiliki profil umur kelapa sawit yang merata, sehingga merepresentasikan stabilitas dan produktivitas yang positif.
Pada tahun ini, katanya, ANJT tidak berencana untuk membuka lahan baru, namun lebih kepada peremajaan untuk menjaga profil umur kelapa sawit.
"Itu juga terkait dengan harga sawit saat ini dan pengelolaan risiko. Jadi kami tetap berpegang pada strategi jangka panjang," tutur Istini.
--page
Di sisi lain, emiten di sektor perkebunan ini juga akan melakukan peningkatan produksi dan kualitas tepung sagu secara bertahap.
"Produksi tepung sagu dari pabrik yang berlokasi di Papua Barat kami targetkan bisa menanjak dua kali lipat menjadi 1.894 ton," kata Direktur Keuangan PT Austindo Nusantara Jaya, Lucas Kurniawan, dalam keterangan tertulis di Jakarta akhir pekan ini.
Untuk tahun ini, menurut Lucas, pihaknya mengalokasikan belanja modal sebesar US$ 1 juta hingga US$ 1,5 juta untuk peningkatan produksi pabrik tepung sagu tersebut.
"Tahun ini dianggarkan segitu, karena pengeluaran yang paling besar sudah lewat di tahun sebelumnya," paparnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)








