PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kekurangan armada pengangkut sampah jadi kendala penanganan sampah di Kotawaringin Barat. Dampaknya, terlihat ada tumpukan sampah hingga siang hari pada sejumlah ruas jalan di Pangkalan Bun.

Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup, Robbianor, Minggu, 19 Mei 2019, mengatakan, volume sampah berdasarkan jumlah penduduk dan kondisi lapangan.

"Adanya timbunan sampah ini karena kondisi di lapangan tidak seimbang dengan unit (armada) dan personel kami," kata Robbianor.

Dia menjelaskan, saat ini ada 8 unit angkutan sampah yang beroperasi di 11 jalur. Sementara dalam 1 jalur itu, terdiri dari 7 sampai 8 jalan. 

"Terus terang jumlah armada yang ada saat ini kurang. 8 unit armada itu bukan yang benar-benar sehat, hanya layak beroperasi saja," katanya.

--page

Dia menambahkan, sebelumnya pengelolaan sampah ini dikelola Dinas Pekerjaan Umum. Dan saat kewenangannya berpindah tangan ke DLH, baru ada penambahan 1 unit.

"Rencananya tahun ini ada penambahan 2 unit, semoga bisa segera terealisasikan dan beroperasi," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk efektivitas satu jalur itu ditangani satu armada. "Ya seharusnya demikian, sehingga pengangkutan tidak sampai siang hari," pungkasnya. (DANANG/B-11)