SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi menilai pemerintah daerah saat ini terlalu banyak fokus dalam pembangunan mega proyek.  

Terkait itu, Supriadi berharap ke depannya, pembangunan beralih ke sektor lain khususnya pertanian, peternakan hingga perkebunan.

Supriadi menilai sektor pertanian, peternakan hingga perkebunan masih belum diperhatikan dengan maksimal. Pemkab masih terkesan setengah hati. Sebab anggaran hanya diprioritaskan untuk pembangunan sejumlah proyek tahun jamak itu

“Ke depan kita mesti membangun sektor pertanian dalam artian luas, pertanian di sini bukan hanya urusan bercocok tanam padi saja," kata dia, Minggu, 19 Mei 2019.

Kemudian, urusan perkebunan kelapa sawit, rotan, karet hingga tanaman holtikutura dan lainnya jgua harus jadi perhatian.

--page

Supriadi menyakini jika sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan ini diperhatikan semaksimal mungkin, maka hasil akhirnya adalah kesejahteraan untuk masyarakat. 

“Sekarang kita perlu bagaimana caranya untuk membangun ekonomi masyarakat," ucapnya.

Ketika infrastruktur sudah selesai, artinya sudah menunjang. Sehingga, untuk perkembangan pertanian dan perkebunan ini maka sudah selayaknya pemerintah menggalakkannya.

Meski begitu, pemerintah mengklaim memiliki sembilan program prioritas. Supriadi menyebutkan program itu tidak tercapai maksimal. 

"Kemungkinan hanya 1 priortas yang tercapai sesuai dengan target, infrastruktur saja. Yang lain belum tercapai," tandasnya.(NACO/B-11)