BORNEONEWS, Palangka Raya- Penyakit masyarakat seperti meminum minuman keras, judi, narkoba, dan aktivitas negatif lainnya, ditambah lagi masih ramainya tempat hiburan malam (THM), harus lekas ditangani oleh pihak berwenang. Sehingga tidak menjadi virus yang merugikan masyarakat, khusus bagi generasi penerus bangsa.
"Penyakit masyarakat ini beragam-macam bentuknya. Jika masyarakat terutama generasi penerus terjebak, dikhawatirkan akan membawa dampak negatif. Seperti perkelahian, terjebak pusaran narkoba, dan perbuatan negatif lainnya. Inilah yang harus diwaspadai," kata Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Alfian Batnakanti kepada Borneonews, Selasa, 21 Mei 2019.
Selebihnya, Alfian menekankan bahwa upaya memberantas penyakit masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota, melainkan juga memerlukan dukungan masyarakat.
"Tanpa adanya dukungan masyarakat secara bersinergi, maka upaya yang diharapkan tidak mampu maksimal dilakukan," tegasnya.
--page
Pada bulan Ramadan ini, lanjut Alfian, aktivitas apapun yang mengarah kepada penyakit masyarakat bisa membuat gerah lingkungan sekitar.
"Menyikapi permasalahan penyakit masyarakat ini, kita juga apresiasi Pemerintah Kota Palangka Raya bersama jajaran kepolisian dan TNI, yang turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah THM. Ini langkah tepat," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








