BORNEONEWS, Palangka Raya – Jumlah tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah pada 2019 mencapai 16.728 orang. Jumlah itu dihitung dari total tenaga kerja, baik yang bertugas di puskesmas maupun rumah sakit.
Angka ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul saat Focus Group Discussion (FGD), Publikasi Media Pencapaian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah selama tiga tahun di Aula Bapeddalitbang, Kota Palangka Raya, Selasa, 21 Mei 2019.
“Capaian pada 2019 ini merupakan peningkatan yang signifikan bila dibandingkan dengan capaian di tahun sebelumnya,” ujar Suyuti.
Dari pemaparan data Dinkes Provinsi Kalteng, tenaga kesehatan di 2017 untuk puskesmas sebanyak 7.032 orang. Sedangakan untuk rumah sakit sebanyak 5.745 orang. Total jumlah dari tenaha kesehatan yang bekerja pada 2017 sebanyak 12.777 orang.
Untuk 2018, terjadi peningkatan untuk tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas sebanyak 1.485 orang, sehingga total mencapai 8.517 orang. Sedangakan untuk rumah sakit meningkat 1.186 orang, sehingga total 6.931 orang.
--page
“Dari data yang ada, jumlah tenaga kesehatan baik yang bekerja di puskesmas mapun rumah sakit berjumlah, 15.448 orang di 2018,” pungkas Suyuti.
Sementata itu, pada 2019, jumlah tenaga kesehatan yang bekerja di puskemas meningkat 1.137 orang dan di rumah sakit bertambah 147 orang. Sehingga total penerimaan tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah ada 16.728 orang. (AGUS/B-3/Adv)
Catatan Redaksi:
Liputan khusus terkait tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib H. Said Ismail ini bisa dibaca pada edisi khusus Skh. Plalangka Post edisi 23 Mei 2019.








