BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah mencatat beragam prestasi selama beberapa tahun terakhir termasuk tahun ini, 2019.
Salah satu capaian yang membanggakan adalah busana Dayak dan rias pengantin pakaian adat pernah meraih juara favorit se - Indonesia.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Guntur Talajan dalam acara FGD di lantai II, Bappedalitbang, Kalteng, Selasa, 21 Mei 2019. Data tersebut dipertegas kembali setelah borneonews menindaklanjuti pada Rabu, 22 Mei 2019.
Juara favorit itu diperoleh dalam ajang lomba rias pengantin modifikasi yang diselenggarakan Kemendikbud RI di Solo pada 2 Mei 2019.
Selain busana tersebut, capaian prestasi di 2019 lainnya salah satunya adalah Sanggar Seni Budaya Darung Tingang pimpinan Siti Habibah dinobatkan sebagai pemusik terbaik Karawitan Muda Indonesia di Jakarta pada 17 - 21 April 2019.
--page
Kemudian, gadis asal Palangka Raya bernama Thisia Bianty P Halijam menyabet runner up Miss Grand Model Indonesia di Jakarta pada 22 Februari 2019.
Selain hal tersebut, masih ada banyak prestasi lainnya yang membanggakan. Semua tentu mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Hal itu juga bentuk kepedulian gubernur dalam meningkatkan eksistensi kebudayaan di Bumi Tambun Bungai tercinta ini.
Di sisi lain, kondisi wisata di Kalteng juga mengalami peningkatan. Bahkan pengunjung mancanegara juga meningkat dari tahun ke tahun.
Secara rinci, jumlah wisatawan mancanegara di 2016 tercatat 20.496 orang. Pada 2017 meningkat menjadi 26.159 orang. Kemudian di 2018 kembali mengalami peningkatan menjadi 38.610 orang.
Peningkatan juga terjadi pada wisatawan nusantara. Di 2016 terdapat 824.130 orang. 2017 sebanyak 839.915 orang dan kembali meningkat menjadi 952.389 di 2018.
--page
Para wisatawan mencanegara rata-rata memilih wisata alam di TN Tanjung Puting. Sisanya terbagi di antara wisata alam lainnya yaitu di Taman Nasional Sebangau, Taman Nasional Bukit Baka dan Bukit Raya serta Bukit Tangkiling, Pulau Kaja dan Nyaru Menteng.
Kalteng juga memiliki wisaya susur sungai dan desa wisata. Yaitu Susur Sungai Kahayan, Sekonyer dan Sebangau. Desa wisata Kereng Bengkirai dan Desa wisata Sei Gohong.
Selanjutnya, ada wisata budaya yakni di rumah betang, istana kuning, Masjid Kyai Gede dan Mozaik Gereja Mandomai.
Untuk wisata buatan ada Kawasan Tugu Soekarno, Taman Wista Nyaru Menteng, Taman Wisata Sebangau, Kapal Wisata Susur Sungai dan pengembangan kota tepian sungai.
Tidak hanya itu, Kalteng juga rutin melaksanakan event daerah. Di antaranya event Tiwah, fun bike tour wisata, boat festival dan festival budaya Isen Mulang.
--page
Kondisi tersebut juga mendapat dukungan transportasi baik melalui jalur udara, darat maupun laut. Untuk udara bisa melewati Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya dan Bandar Udara Iskandar Palangkalan Bun.
Kemudian transportasi darat ada armada bus melalui terminal antarprovinsi, WA Gara, Palangka Raya. Berikut jalur laut lewat pelabuhan laut Kumai, Bahaur dan Sampit serta rute pelayaran dari sumber pasar. (BUDI YULIANTO/B-11/Adv)
Catatan Redaksi:
Liputan khusus terkait tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib H. Said Ismail ini bisa dibaca pada edisi khusus Skh. Plalangka Post edisi 23 Mei 2019.








