BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo mengatakan pendidikan menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian serius diera kepemimpinan Sugianto-Said Ismail.
Terutama dalam memfasilitasi pelajar kurang mampu dan pelajar berprestasi agar bisa meraih pendidikan setinggi mungkin.
“Kami terus mengcover bantuan Bidikmisi Kalteng Berkah untuk pelajar di provinsi Kalimantan Tengah,” kata Slamet dalam fokus group discussion (FGD) di aula Bapeddalitbang Kalimantan Tengah, Selasa, 21 Mei 2019.
Dia mengatakan sejak 2017 kuota Bidikmisi mencapai 2.430 mahasiswa dengan jumlah dana yang dianggarkan mencapai Rp 12.17 miliar.
“Jumlah ini menjadi 2.406 mahasiswa pada 2018 dengan total anggaran dari APBD sebanyak Rp 12.03 miliar,” ucapnya.
--page
Namun ditegaskan tahun ini pihaknya berencana membuka kuota 10.000 mahasiswa untuk Bidikmisi. Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp 20 miliar. (HERMAWAN DP/B-6)/Adv)
Catatan Redaksi:
Liputan khusus terkait tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib H. Said Ismail ini bisa dibaca pada edisi khusus Skh. Plalangka Post edisi 23 Mei 2019.








