PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah mengatakan jika Kota Cantik ingin pendapatan asli daerah atau PAD dari sekot pariwisata maka pengelolaan objek wisata haruslah maksimal.

"Kalau ingin menarik minat wisatawan dan mampu menghasilkan PAD sektor pariwisata yang maksimal, memang objek wisatanya harus dikelola secara maksimal pula, tidak bisa setengah-setengah," katanya, Rabu, 22 Mei 2019.

Pengelolaan yang harus digenjot menurut politisi PKB ini mulai dari pembenahan infrastruktur, pengelolaan objek wisata hingg promosi yang harus terus dimaksimalkan.

"Kami dari Komisi C juga telah menyampaikan usulan kepada dinas terkait untuk memanfaatkan Bandara Tjilik Riwut yang baru dibangun sebagai salah satu media promosi. Bisa dengan memasang berbagai iklan menarik yang memang mampu menggambarkan wajah kota setempat dengan unik dan khas, sehingga bisa mengundang minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata saat memasuki bandara," tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Guntur Talajan mengatakan bahwa jumlah wisatawan yang datang ke Kalteng setiap tahun terus meningkat.

--page

"Pada 2017 itu jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang datang ke Kalteng 26.159 meningkat menjadi 38.610 wisman di 2018. Sementara jumlah wisatawan nusantara atau wisnus ke Kalteng pada tahun 2017 itu sebanyak 839.915 wisatawan meningkat menjadi 952.389 wisnus di 2019," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-6)