SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi menegaskan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur jangan banyak membangun bangunan fisik. Tetapi dalam pemanfaantanya justru tidak dilakukan secara optimal

Ia mengingatkan Pemkab agar di dalam pembangunan daerah ini jangan lagi membangun bangunan yang  sekiranya tidak jelas pemanfaatannya.

"Karena sama saja menghamburkan uang untuk kegiatan yang tidak bermanfaat jadinya," kata Supriadi, Kamis, 23 Mei 2019.

Menurut dia banyak contoh sudah bangunan fisik tidak dipergunakan akibatanya jadi proyek mubazir dan menghambiskan anggaran saja jadinya. 

Ada sejumlah proyek pemkab yang sudah tuntas namun minim pemanfaatanya seperti pasar eks Mentaya, Sport Center, PPLP di Sudirman  dan yang baru dimanfaatkan setelah beberapa tahun terbengkalai seperti Puja Sera di Kawasan PPM Sampit, dan Pasar Mentaya di Jalan Ahmad Yani.

--page

Ia mengatakan, dana yang digunakan untuk itu tidak sedikit, bahkan mencapai puluhan miliar rupiah. Bahkan pihaknya merasa bersalah dengan sejumlah proyek yang  tidak dimanfaatkan itu sebab saat penganggarannya melibatkan DPRD Kotim. 

Ketika itu, DPRD menyetujui karena eksekutif mengusulkan dengan berbagai alasan dan perencanaan pemanfaatannya menyakinkan maka lembaga menyetujuinya untuk dituangkan dalam perda APBD  Kotim.

Meski begitu, Supriadi berharap pemerintah daerah segera memanfaatkan bangunan itu. Sebab  jika tidak dimanfaatkan maka akan jadi preseden buruk untuk pembangunan ke depannya.(NACO/B-2)