PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalimantan Tengah tercatat angka pertumbuhan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir.

Bahkan data tersebut menunjukan peningkatan 100 persen lebih sumbangsih BUMDes terhadap pendapatan asli desa (PADes) di tahun terakhir pengumpulan data.

“Kontribusi BUMDes terhadap PADes di 2017 sebesar Rp 311 juta naik menjadi Rp 630 juta di 2018,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalimantan Tengah, Hamka dalam kegiatan FGD di aula Bapeddalitbang, Selasa, 21 Mei 2019.

Jika diurutkan dari 4 tahun yang lalu di 2015 kontribusi BUMDes rata-rata hanya sebesar Rp 10 juta. Namun perlahan mulai naik menjadi Rp 74 juta pada 2016.

Ia mengatakan berdasarkan data total BUMdes yang ada saat ini ada berjumlah sekitar 910 BUMDes.

--page

Namun dari jumlah tersebut yang aktif hanya 509 BUMDes sedangkan sisanya sebanyak 401 BUMDes  dalam kondisi tidak aktif.

“BUMDes sendiri melibatkan sekitar 3.250 orang. Sebanyak 2.927 orang merupakan pengurus dan 323 orang adalah masyarakat yang menjadi tenaga kerja,” tandasnya. (HERMAWAN DP/ADV/B-6)