SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sarjono meminta agar pelayanan medis di daerah pedalaman harus ditingkatkan. Salah satunya dengan selalu siaga dan tidak sering meninggalkan tugas.

"Perlunya kesadaran dari tenaga medis untuk selalu stand by di desa tempatnya bertugas. Antara kota dan desa seharusnya jangan disamakan," kata Sarjono, Jumat, 24 Mei 2019.

Di kota petugasnya bisa 4-5 orang, beda hal dengan di desa yang ada keterbatasan jumlah tenaga medis. Sehingga, petugas yang ada harus siaga di tempat.

Tanpa ada petugas di kampung, maka pelayanan kesehatan terhadap masyarakat akan terganggu.

"Karena masyarakat di kampung itu kalau harus ke ibukota kecamatan sangat jauh, apalagi ke kota," ucapnya.

--page

Di sisi lain, perhatian kepada tenaga medis di pedesaan terlebih di pedalaman sudah sewajarnya dilebihkan, dibanding yang bertugas di kota. 

Karena tidak tenaga kesehatan seperti perawat maupun bidan di pedalaman, mengeluhkan tingkat kesejahteraan yang jauh dari harapan. Hingga akhirnya mereka berpindah ke swasta.

"Jangan sama gaji yang di desa dengan di Kota. Selain itu di desa itu lebih tepat ditempatkan petugas lokal agar betah," pungkasnya. (NACO/B-11)