BORNEONEWS, Sampit - Rumah jabatan (rujab) Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) telah diresmikan pada Jumat, 24 Mei 2019. Seiring dengan peresmian itu, Bupati Supian Hadi mengatakan bahwa rujab tersebut bukan milik bupati, melainkan kepunyaan masyarakat.
"Ini rumah rakyat, bukan rumah bupati. Jadi rumah ini terbuka untuk masyarakat," ujar Bupati Supian Hadi, Jumat, 24 Mei 2019.
Ia mengatakan, rujab tersebut dibangun dari uang masyarakat Kotim. Hal itulah yang membuat rujab tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin datang, baik untuk bersantai maupun berfoto-foto.
"Silakan masyarakat yang hendak berfoto-foto di sini, semua terbuka dan tanpa ada larangan," kata Supian Hadi.
Meskipun terbuka untuk umum, dirinya mengajak masyarakat Kotim agar sama-sama menjaganya. Baik itu dari segi kebersihan maupun keamanan. Sehingga bangunan ini bisa terjaga dan menjadi salah satu objek wisata di daerah ini.
--page
"Saya ingin masyarakat sama-sama menjaga rujab ini. Karena ini bukan milik bupati dan bahkan saya tidak tidur di sini. Karena rujab ini adalah milik rakyat," tutur Supian Hadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








