BORNEONEWS, Palangka Raya - Menanggapi kasus keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri meminta masyarakat lebih berhati-hati.
Sekda mengatakan, masyarakat harus lebih teliti dalam menempatkan bahan kimia seperti pupuk yang digunakan untuk pertanian. Letakkan bahan berbahaya itu ditempat yang tidak berdekatan dengan bahan makanan agar tidak tercampur.
"Saya harap ke depannya lebih hati-hati. Karena sudah banyak kejadian keracunan seperti ini, seperti di Pulang Pisau dan Kapuas," ujar Fahrizal Fitri.
Ia menambahakan, masyarakat juga harus mengetahui bahwa tempat bekas penggunaan pestisida tidak boleh digunakan kembali, terlebih sebagai tempat penampungan air. Mengingat bahaya yang ditimbulkan akibat kandungan bahan kimia yang masih terendap di wadah tersebut.
"Wadah bekas kemasan kimianya itu tidak boleh digunakan untuk tempat air, apalagi air minum. Kebanyakan mereka menggunakan tempat bekas pestisida itu sebagai wadah penampung air minum, apalagi yang ukurannya 25 liter, itu yang berbahaya," tegas Sekda yang pernah menjabat sebagai kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Barat.
--page
Masyarakat juga diminta untuk lebih memperhatikan setiap kemasan pestisida. Pasalnya dalam kemasan tersebut sudah ada larangan untuk menggunakan wadah bekas pestisida. (AGUS//B-3/Adv)







