KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan tengah melaksanakan proyek pembangunan sarana dan prasarana pendukung objek wisata Cemara di Sungai Bakau.

Objek Wisata ini nantinya diharapakan dapat meraup keuntungan yang pendapatannya masuk ke Pendapatan Desa dari sektor pariwisata. Proyek ini sudah berjalan dengan pagu anggaran Rp 200 juta.

Sementara pelaksana dan pengelola objek wisata Cemara Sungai Bakau ini diserahkan penuh kepada Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes yang menjadi bagian mata usaha BMUDes.

Kepala Desa Sungai Bakau Yuyun Erawati mengatakan pembangunan sarana dan prasarana pendukung berjalan tahun 2019 ini dan ditargetkan operasional pada tahun 2020.

"Paling tidak tahun depan sudah jalan objek wisata cemara, disana kita sedang membangun pasilitas pendukung seperti kamar mandi, toilet, tempat santai serta warung yang juga akan kita sewa kepada masyarakat," kata Yuyun di Kantor Desa Sungai Bakau, Senin, 27 Mei 2019.

--page

Menurut Yuyun, kedepannya Sungai Bakau sudah dapat menikmati hasil keberadaan objek wisata yang dikelola langsung oleh Desa melalui BUMDes.

"Memang kita berupaya maksimal agar sektor pariwisata Desa Sungai Bakau dapat membawa keuntungan untuk desa dan warga. Karena selama ini orang hanya mengenal pantai Bakau saja, sekarang kita coba manfaatkan cemaranya," tukas Yuyun. (RENO/B-5)