BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Supriyanto meminta tim penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk melakukan pengecekan fungsi sumur bor di Kota Palangka Raya.
“Kota Palangka Raya memiliki banyak sumur bor tapi berfungsi tidaknya masih belum diketahui. Ini yang perlu dilakukan pengecekan oleh tim penanggulangan karhutla,” kata Supriyanto saat di Balai Kota Palangka Raya, Jumat, 31 Mei 2019.
Ia menekankan sumur bor yang telah dibangun oleh pemerintah daerah dan pihak perusahaan di Kota Palangka Raya ini memiliki peran yang strategis dalam penanganan karhutla.
“Sumur bor ini sangat membantu petugas pemadam saat penanggulangan Karhutla, karena saat musim kemarau sulit mencari air di sungai atau parit,” ucap Supriyanto.
Namun ia memperkirakan dari seluruh sumur bor yang ada, saat ini yang bisa beroperasi secara prima hanya sebanyak 15 persen. Sisanya kebanyakan tidak bisa digunakan, karena minim perawatan.
--page
“Makanya sangat penting untuk dilakukan pengecekan dan optimalisasi agar nantinya saat dibutuhkan bisa digunakan secara maksimal,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5)








