BORNEONEWS, Palangka Raya – Mendapat kunjungan Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, sopir angkot di kawasan Terminal Mihing Mahasa berharap pemerintah permudah birokrasi.
“Satu saja yang kami minta. Pemerintah jika bisa mempermudah birokrasi terkait angkutan,” kata salah seorang sopir angkot, Darmadi, Sabtu, 1 Juni 2019.
Ia mengatakan birokrasi disini termasuk pengurusan perizinan, pengurusan pajak maupun administrasi lainnya dalam hal angkutan.
“Saat ini harus melalui perusahaan, baik CV maupun PT. Kalau tidak harus melalui koperasi. Sedangkan di sana kami harus membayar,” ucap pria empat anak ini.
Selain itu, dia juga meminta jika memang semuanya diliriskan ke aturan pemerintah perlu tegas ke semuanya. Misalnya terkait standarisasi kendaraan juga harus diimbangi dengan aturan pengguna jalan.
--page
“Anak anak yang masih dibawah 17 tahun sebenarnya harus diantarkan orang tuanya ke sekolah. Jika tidak ya naik angkot, tidak berkendara sendiri. Tapi aturan ini sepertinya tidak ada tindakan tegas,” ucap dia. (HERMAWAN DP/B-5)








