SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Unsur pimpinan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur periode 2019-2024 akan diisi dari tiga partai yakni PDIP, Golkar, dan PAN.

Namun, untuk ketua DPRD dipastikan akan berasal dari PDIP sebagai pemenang pemilu legislatif dengan perolehan 7 kursi. Disusul Golkar yang bertahan dengan 6 kursi dengan jabatan wakil ketua I. Kemudian PAN di posisi wakil ketua II.

Siapa yang layak tentu masih banyak yang menerka-nerka. Pengamat Hukum dan Politik di Kotawaringin Timur, Agung Adisetiyono, mengatakan pada prinsipnya siapa yang duduk diunsur pimpinan sangat bisa ditebak, jika partai melihat dari sisi pengalaman kadernya yang akan dipasang nanti.

Untuk PDIP, kata dia, kans terbesar menjadi ketua dewan tentu milik Ketua DPC PDIP yakni Rimbun. Secara garis kepartaian jatah ketua DPRD itu memang seyogayanya harus menjadi milik ketua partai yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi III.

"Secara pengalaman Rimbun tidak diragukan lagi jika dibandingkan dengan anggota yang lainnya, tentu jauh," kata Agung yang merupakan advokat muda di Kotawaringin Timur itu, Minggu, 2 Juni 2019.

--page

Sementara itu, untuk posisi wakil ketua I, Agung menilai lebih dominan pada nama Rudianur, yang saat ini menjabat sebagai ketua Komisi II DPRD Kotim. Meski nama M Arsyad juga digadang-gadang berpeluang menduduki jabatan itu dengan restu dari DPD provinsi.

"Kalau Golkar memang ada beberapa nama. Namun kalau melihat pengalaman tentu Rudianur lebih unggul dari sisi penilaian kami. Namun, tentunya partai punya pilihan. Apakah penempatan ini melihat itu atau tidak, nantinya kewenangan ada di mereka," tukasnya.

Sedangkan, PAN, kata dia, tentu ada dua nama yakni M Rudini yang menjabat sebagai ketua DPD PAN Kotim dan Dadang H Syamsu.

Jika dilihat dari pengalaman, Dadang dinilai layak menempati posisi wakil ketua II. Apalagi Dadang juga saat ini di DPRD Kotawaringin Timur menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah, bahkan di PAN saat pemilu ini ia merupakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu.

"Selain itu, Dadang akan memasuki periode ketiga duduk di DPRD Kotim," tegas Agung.

--page

Berikut pengelaman politik politisi dari tiga partai itu:

PDIP

1. Rimbun, Ketua DPC PDIP Kotawaringin Timur, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kotawaringin Timur dan Ketua Komisi III DPRD Kotawaringan Timur. Di DPRD Kotawaringin Timur ini periode ketiganya.

2. Cici Desiliya, Bendahara DPC PDI Perjuangan anggota biasa Komisi di DPRD, kedua kalinya duduk di DPRD.

3. Agus Seruyantara, anggota biasa di Komisi DPRD Kotawaringin Timur, kedua kalinya duduk di DPRD.

4. H. Badriansyah, politisi yang baru duduk di DPRD.

5. Rinie, politisi yang baru duduk di DPRD.

6. Paisal Darmasing, politisi yang baru duduk di DPRD.

7. Modika Latifah M, politisi yang baru duduk di DPRD.

--page

Golkar

1. H Rudianur, Ketua AMPG Golkar Kotawaringin Timur, pernah menjabat sebagai Ketua PK Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Ketua Komisi II dan pernah sebagai anggota Komisi III. Serta pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar Kotawaringin Timur. Kali kedua duduk di DPRD Kotawaringin Timur

2. M Arsyad, pengurus DPD Golkar Provinsi, anggota baru di DPRD.

3. Riskom Fabiansyah, Ketua AMPI Kotawaringin Timur, anggota baru di DPRD.

4. Hj Darmawati, sekretaris Komisi IV DPRD, kali kedua duduk di DPRD.

5. H Abdul Kadir, pernah sebagai Ketua Komisi II, saat ini di DPRD anggota biasa dan ketiga kalinya duduk di DPRD.

6. Nadi Enggon, politisi baru di Golkar dan baru kali pertama dudui di DPRD.

--page

PAN

1. M Rudini, Ketua DPD PAN Kotawaringin Timur, kali kedua duduk di DPRD. Periode pertama memilih mundur lantaran maju di Pilkada Kotawaringin Timur.

2. Dadang H Syamsu, pengurua DPD PAN Kotawaringin Timur, Ketua Bappilu di PAN pada Pemilu 2019, Ketua Bapemperda di DPRD dan kali ketiga duduk di DPRD.

3. H Yamin, politisi yang baru kali pertama duduk di DPRD.

4. Iwan Kurniawan, politisi yang baru kali pertama duduk di DPRD.

5. Megawati, politisi yang baru kali pertama duduk di DPRD.

6. H Haris Selamad, politisi yang baru kali pertama duduk di DPRD. (NACO/B-3)