BORNEONEWS, Sampit - Jumlah pemudik dari di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang menggunakan armada milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), mencapai 9.961 orang.
"Total keseluruhan pemudik yang menggunakan dua kapal milik PT DLU sejak H-30 Lebaran mencapai 9.961 orang," ujar Manager PT DLU Cabang Sampit Hendrik, Senin, 3 Juni 2019.
Ia melanjutkan, perhitungan jumlah penumpang yang berangkat dibagi dua. Yakni sejak arus mudik H-30 dan H-15. Kalau dari H-15 total 6.872 orang.
"Sedangkan untuk kendaraan yakni sepeda motor 452 unit, roda empat 141 unit, dan truk logistik 106 unit," kata Hendrik.
Jumlah penumpang tersebut mengalami kenaikan 15% bila dibandingkan dengan tahun lalu. Meski mengalami peningkatan, tidak membuat adanya penumpukan di Pelabuhan Sampit seperti yang terjadi di tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan banyak masyarakat yang memilih mudik lebih awal.
--page
"Alhamdulillah penumpang sudah mulai meningkat saat awal Ramadan. Sehingga keberangkatan terakhir sebelum Lebaran ini tidak ada penumpukan penumpang di Pelabuhan Sampit seperti tahun lalu," terang Hendrik.
Ia berharap, masyarakat yang ingin mudik menggunakan kapal PT DLU, supaya bisa menahan diri dan tidak usah ke Pelabuhan Sampit. Karena jadwal kedatangan dan keberangkatan baru akan ada pada H+5 Lebaran mendatang. Sehingga daripada berlebaran di pelabuhan, lebih baik di tempat tinggal saat ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








