SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Tradisi perang air atau betawakan semakin menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah di Sukamara, Rabu, 5 Juni 2019. Kegiatan yang banyak diikuti kalangan remaja tersebut menjadi tontonan menarik bagi warga. 

"Kita senang melihat aksi mereka yang saling melempar kertas berisi air," kata Beni, warga Sukamara yang menyaksikan kegiatan tersebut di pelabuhan speedboat.

Beni melanjutkan, kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari itu cukup menghibur masyarakat. Sebab, saat menjelang sore hari semakin banyak warga memadati pelabuhan untuk menyaksikannya.

"Semakin sore semakin seru, karena penonton yang datang semakin ramai dan peserta yang ada di Sungai Jelai juga semakin banyak," ujarnya.

Dia menambahkan, meskipun pihaknya sebagai penonton, tidak jarang juga terkena tembakan dari para peserta. Apalagi peserta melemparkan sembarangan kantong plastik berisi air. 

--page

"Kalau kelotok nya berada didekat pelabuhan, terkadang kita penonton juga bisa kena lemparan air. Tetapi kita ikut senang," pungkas Beni. (NORHASANAH/B-11)