BORNEONEWS, Kasongan - Banjir akibat luapan Sungai Katingan di Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah sejak tiga hari terakhir merendam ratusan rumah warga.
Menurut informasi yang diperoleh borneonews.co.id Kamis, 6 Juni 2019, selain di Desa Samba Bakumpai, ratusan rumah warga juga teremdam di Desa Samba Danum, dan Samba Kahayan.
Bahkan akibat banjir ini ratusan warga di Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah ini harus merayakan Idul Fitri di pengungsian maupun rumah kerabat dan saudara yang aman dari banjir.
Tidak jarang pula warga Tumbang Samba yang terlanjur mudik lebaran ke daerah lain tidak bisa menyelamatkan barang perabotan rumah tangganya lantaran rumahnya kebanjiran.
"Kemarin pas hari lebaran saya dan istri serta anak, mudik ke Buntok di kampung istri dan kemudian mendapat kabar kalau rumah saya di Tumbang Samba kebanjiran," ujar Alpiansyah warga Tumbang Samba.
--page
Beruntung, kata Alpi, keluarga dan tetangganya di Tumbang Samba membantu mengevakuasi harra bendanya.
"Terima kasih kepada handai taulan, karib kerabat yang sudah membantu mengevakuasi harta benda ketika air datang bertamu dihari lebaran," katanya.
Banjir Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan ini banyak mendapat perhatian oleh warganet. Bahkan ada yang menulis surat terbuka untuk Gubernur Kalteng terkait banjir Tumbang Samba itu.
Seperti akun facebook Kobora Aza. Ia mem-posting surat terbuka buat Gubernur Kalteng.
Isinya, 'Surat terbuka buat pa Gubernur Kalteng dan pemangku kepentingan di Republik NKRI bahwa terjadi banjir melanda di beberapa titik terparah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Katingan Provinsi Kalteng'.
--page
'Mohon kiranya agar sesegera mungkin memberikan uluran tangan bantuan pemerintah, karena saat ini banyak sekali warga yang mengungsi, mereka butuh air bersih, butuh makanan ditengah merayakan Idul Fitri'.
'Secepatnya turunkan tim Tagana Basarnas, tim kesehatan dan apapun namanya dan kondisi debit air trerus merangkak naik di atas kedalaman 3 sampai 4 meter," tulis Kobota Aza.
Kobota, warga Tumbang Samba yang kini bekerja di Palangkaraya ini mengaku prihatin dengan banjir yang melanda kampung halamannya itu.
Sementara itu dari informasi yang diperoleh, saat ait luapan Sungai Katingan terus bergerak ke wilayah hilir Katingan, seperti wilayah Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing dan Katingan Hilir. (ABDUL GOFUR/m)








