PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kesenian debus ala Dayak ikut meramaikan suasana sekitar lokasi obyek Wisata Pantai Kubu.

Berbagai atraksi sulap dan kekebalan tubuh yang ditampilkan mampu menarik wisatawan yang hadir di Pantai Kubu, Jumat, 7 Juni 2019.

Pantauan Borneonews.co.id, dua hari pasca lebaran di lokasi wisata Pantai Kubu ada pemandangan berbeda.

Sebab ada puluhan orang yang berkerumun dengan membentuk lingkaran dan dari kejauahan terdengar musik karungut.

Ternyata puluhan orang ini sedang menyaksikan aksi seorang penjual obat 'cair gosok' yang dijual oleh salah seorang asli dari suku Dayak.

--page

“Saya sudah melanglang buana sampai ke Jawa, Sumatra untuk menjual obat gosok alami minyak sarang burung walet, ramuan tradisional Dayak Kalimantan,”seru Esdimala Badrang dengan menggunakan pengeras suara kepada orang yang mengerumininya.

Dengan menaruh sekitar 5 mangkuk berisi cairan obat yang dijual, penonton dipersilakan mencoba dengan cara dioleskan pada bagian tubuh yang dikehendaki.

Kemudian dia menaburkan bubuk warna putih sebagai pembatas antara area atarksi dengan penonton.

Kemudian Esdimala Badrang memamerkan lembaran foto dan sejumlah perkakas khas Dayak yang diselingi sejumlah atraksi dan sulap yang diiringi suara music khas Dayak atau karungut.

“Sakit badan pegal linu dan pinggang, mual pusing kepala, rematik, sakit gigi tinggal digosokan kebagian yang dirasa nyeri. Silahkan yang berminat membeli dengan harga Rp 50 ribu,” ungkapnya dengan spontan orang yang berkerumun banyak yang membeli obat tersebut.

--page

Setelah beberapa obat gosoknya banyak terjual, dia kembali beratraksi dengan sulap. Maka penonton tidak hentinya terus bertambah menyaksikan aksi dari Esdimala Badrang. (DANANG/B-6)