SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang melanda desa di Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur sampai kini masih menggenangi desa yang terendam banjir sejak beberapa hari lalu yakni Desa Tumbang Mujam dan Desa Luwuk Sampun.

Bahkan Polres Kotawaringin Timur melalui Babhinkamtibmas Polsek Parenggean di Desa Luwuk Sampun langsung menyambangi warga yang terkena dampak banjir bersama TNI dam pihak kecamatan.

Di Luwuk Sampun ada 6 rumah warga yang terkena banjir dan di Tumbang Mujam ada 20 rumah. Petugas yang datang menyampaikan kepada warga untuk waspada dengan ketinggian air karena masih mencapai 50 cm, namum warga tidak ada yang mengungsi.

Aparat juga menyampaikan kepada warga yang terkena dampak banjir untuk selalu menjaga kesehatan dan menjaga keamanan dan ketertiban di desanya.

Sementara di Mujam ketinggian air yang sebelumnya mencapai 130 cm kini berangsur surut dengan ketinggian sekitar 50 cm.

--page

"Air sudah surut kalaundi Mujam, namun masih menggenangi jalan di kampung desa," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPDB Kotawaringin Timur, Yepi Hartady, Selasa, 11 Juni 2019.

Mereka berharap tidak ada hujan susulan lagi sehingga banjir tersebut segera surut. Warga bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. (NACO/B-6)