TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur intensif mengembangkan varietas sumber daya genetika hayati yang telah menjadi sumber daya alam bagi masyarakat.

"Kita sudah melakukan varietas atau hak paten terhadap beras yang sudah diberi nama Siam Busu," ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bartim Riza Rahmadi kepada wartawan, Selasa, 11 Juni 2019.

Pengusulan hak paten beras Siam Busa sudah dilakukan sejak tahun lalu dan sudah disahkan. Namun, masih ada proses yang harus dilakukan pihak terkait. Seperti meneliti segi penanaman yang dilakukan di sawah irigasi, dan rawa lebak.

"Penanaman di sawah irigasi dan rawa lebak ini untuk melihat keberhasilan dari hasil panen. Bila berhasil akan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dan bisa meluas di kabupaten, provinsi, hingga nasional," ujarnya.

Riza melanjutkan, selain beras Siam Busu, pihaknya juga sedang meneliti di berbagai SDA di Bartim yang dapat di hak patenkan untuk bisa menjadi ciri khas kabupaten.

--page

"Seperti padi Siam Kupang, taring planduk, sijuntai, dan padi Lungkung Harum, yang ditanam di area-area berbeda," pungkansya. (Prasojo/B-3)