PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejak ditemukan 10 hari yang lalu di Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, banyak warga ingin mengadopsi bayi malang yang diduga sengaja dibuang orang tuanya.

Total warga yang telah mengajukan diri untuk mengadopsi bayi berjenis kelamin perempuan itu berjumlah 50 orang.

Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya Ahmad Fauliansyah menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan hak asuh bayi kepada sembarang orang tua angkat. Pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam pengecekan tersebut, pihak Dinsos Kota Palangka Raya nantinya akan mengecek rumah dari setiap calon orangtua angkat bayi tersebut, dengan beberapa aspek penilaian yang harus terpenuhi, sehingga dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

"Jangan sampai setelah hak asuh itu diberikan, awalnya saja bersedia untuk merawat bayi itu. Tapi pada akhirnya malah ditelantarkan, jadi harus betul-betul dicek dulu siapa yang bisa menjadi orangtua angkat dari bayi itu," tegas Ahmad Fauliansyah, Selasa, 11 Juni 2019.

--page

Kemudian, Kadinsos Kota Palangka Raya, melalui Pengelola Pelayanan  Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Eka mengatakan, jika dari 50 pengadopsi tersebut baru ada 11 orangtua yang sudah mengambil formulir untuk pengadopsian bayi tersebut.

"Dari data kami, ada 50 orang tua yang berminat, namun baru 11 orang tua saja yang sudah mengambil formulir," ujarnya. (AGUS/B-3)