SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  HM Taufiq Mukri sudah memastikan dirinya akan menjajali pertarungan pemilihan kepala daerah 2020 mendatang. Bahkan ia akan mempersiapkan diri melalui jalur independen sebagai antisipasi.

Taufiq merupakan Ketua DPC PPP Kotawaringin Timur tidak memiliki kursi di DPRD, hal itu sudah diantisipasinya melalui jalur perseorangan maju di Pilkada 2020.

Taufiq merupakan figur inkumben saat ini yang sudah memastikan diri. Sebab jika mencalon lagi dia harus ke orang nomor satu lantaran sudah dua periode menjabat sebagai wakil.

"Jalur independen akan kami persiapkan, dalam ketentuanya ada sekitar 23 ribu KTP atau 8,5 persen dicari dari jumlah DPT kita yang harus dikumpulkan bersamaan dengan dukungan kolektif," kata Taufiq, Senin, 11 Juni 2019.

Taufik  awalnya merasa kurang percaya diri maju kembali, di satu sisi dia sudah berumur sekitar 67 tahun  kemudian juga sudah dua periode menjadi wakil bupati. Namun, belakangan ini desakan dan dukungan dari pendukungnya terus berdatangan, mereka menginginkan dirinya kembali mencalonkan diri.

--page

Taufiq menyiapkan perahu cadangan ini untuk mengamankan dirinya. Lantaran PPP Kotim tidak lagi memiliki kursi di lembaga DPRD. Selain itu juga, Taufiq yang belakangan ini banyak dilamar oleh sejumlah pihak mengantisipasi adanya mahar politik yang bisa menjegalnya.

Dia mengaku berat jika membayar mahar yang nilainya per kursi mencapai ratusan juta rupiah. Untuk maju melalui partai ia harus mempersiapkan 8 kursi.

Terkait siapa wakilnya ia tidak menyoal, setidaknya ada 4 nama yang sudah merapat dan bersedia mendampinginya. Namun dia masih membuka  diri untuk melakukan komunikasi politik dengan pihak lain. (NACO/B-5)