BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli akan merayakan ulang tahunnya yang ke 40, Kamis, 13 Juni 2019. Kegiatan itu dirangkai dengan momentum halal bihalalnya sebagai Ketua DPRD.
Sekelumit perjalanan karir dijalani Jhon. Hingga namanya sudah terkenal. Selain faktor ketokohannya di dunia politik dan masyarakat lokal, pria ini terkenal dengan sepak terjang untuk pembangunan daerah ini.
Jhon Krisli yang sebelumnya hanya pekerja di sebuah perusahaan kayu ini membuktikan eksistensinya hingga menjabat di DPRD Kotim selama 3 periode. Kamis besok, pria itu genap berusia 40 tahun.
Jhon memiliki nama lengkap H Muhammad Jhon Krisli. Dia lahir di Sampit, 13 Juni 1979. Dia memiliki seorang istri bernama Hj Marni dan dikarunia empat orang anak. Yakni Pebri Anggraini JK, Sahara Agnesia Pandehen JK , Muhammad Akbar Rivaldi JK, dan Geysa Naila JK.
Dia adalah seorang muallaf dan putra daerah ini. Secara pendidikan formal, Jhon Krisli sudah menempuh jenjang pendidikan hingga Strata II. Ia meraih gelar Magister Sains pada tahun 2012 lalu dari Universitas Darul Ullum Surabaya.
--page
Pria dari 10 bersaudara ini menmpuh pendidikam di SDN 10 Langkai Palangkaraya (1986 - 1992), kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 1 Sampit (1992 - 1995), selanjutnya SMEA Sampit (1995 - 1998).
Kemudian lulus melanjutkan pendidikannya di STIE Palangka Raya untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi (1998 - 2002), dan untuk S2 mengambil jurusan Magister Sains ( 2010 - 2012).
Saat sidang tesisnya Jhon Krisli dianggap yang terbaik saat itu karena topik bahasanya dianggap menarik. Selain itu, usai diwisuda S2 langsung masuk Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) tahun 2012 angkatan VI.
Kemudian untuk pendidikan dan pelatihan lainnya, Jhon Krisli tercatat selama duduk di DPRD ada 300 kegiatan pendidikan dan pelatihan hingga bimbingan teknis yang sudah diikutinya.
Berbicara soal pekerjaan, Jhon Krisli ini jauh sebelumnya merupakan seorang pekerja kayu. Hingga akhirnya di tahun 2001 - 2002 dia diangkat menjadi kepala bagian humas di salah satu perusahaan yang ternama saat itu di Kalteng.
--page
Saat bekerja di perusahaan kayu itu, Jhon Krisli mampu menjaring relasi hingga kepada buruh perusahaan dan masyarakat pekerja kayu. Hingga itu muncul aspirasi kepadanya untuk masuk ke dunia politik.
Pertama kalinya terjun ke Politik, dia langsung bergabung ke PDI saat itu sebagai ketua Komdes atau ranting dari tahun 1998 - 2001. Kemudian juga Ketua PAC PDI Perjuangan 2001 - 2005.
Sekretaris DPC PDI perjuangan mulai dari 2005-2010. Hingga mampu memimpin PDI Perjuangan di Kotim 2010 - 2015. Selanjutnya dia diangkat menjadi fungsionaris PDI Perjuangan Kotim.
Bahkan dia sempat maju mencoba maju di pemilihan Walikota Palangka Raya. Namun sayang waktu itu belum sempat maju ia dijegal.
"Nanti pada momentum milad 40 tahun saya akan sekaligus deklarasi maju di Pilkada Kotim," kata Jhon, Rabu, 12 Juni 2019. (NACO/B-11)








