PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua tersangka yang ditetapkan sebagai anggota teroris JAD ternyata juga memiliki buku ajaran ISIS.

Buku itu dipamerkan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Anang Revandoko saat melakukan konfrensi pers, Kamis, 13 Juni 2019. Buku tersebut berjudul Tegar di Atas Tauhid.

"Buku Tegar di Atas Tauhid ini, setelah kita lakukan penelitian ajarannya sangat dan sangat berhubungan dengan ajaran ISIS," ungkap Kapolda.

Buku tersebut dinilai sangat mendokterin pembaca dan menganggap ajaran ISIS adalah yang paling benar.

"Buku lain berjudul Akhir Zaman juga kita amankan karena ajarannya cukup keras," lanjut Irjen Anang.

--page

Sementara itu, keluarga terduga teroris tengah mendapatan perawatan dan rehabilitasi dari Kementrian Sosial. (GAZALI/B-3)