SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Camat Teluk Sampit, Juliansyah akan segera mengajak warga Desa Ujung Pandaran untuk membersihkan saluran yang tersumbat.

Juliansyah mengatakan, saluran yang tersumbat itu menjadi penyebab banjir di kawasan perumahan relokasi warga.

"Solusi dalam waktu dekat ini kita akan mengajak warga untuk membersihkan saluran yang tersumbat. Karena itu penyebab banjir," kata Juliansyah saat memantau lokasi banjir, Kamis, 13 Juni 2019.

Juliansyah juga mengimnbau kepada warganya untuk secara rutin membersihkan saluran agar tidak tersumbat. Jika tidak, maka saat hujan bisa menyebabkan banjir.

"Sepanjang beberapa tahun terakhir, ini kali pertama banjir. Ini akibat intensitas hujan yang tinggi," tukasnya didampingi Sekcam Teluk Sampit, Muslih, dan Kepala Desa Ujung Pandaran, Aswinnur.

--page

Sebelumnya desa di Teluk Sampit tidak pernah diterjang banjir. Kali ini akibat intensitas hujan yang tinggi membuat 55 rumah warga terendam.

Ini desa ketiga yang terendam banjir. Sebelumnya banjir merendam 20 rumah warga di Desa Tumbang Mujam dan 6 rumah warga di Desa Luwuk Sampun, Kecamatan Tualan Hulu. (NACO/B-11)