SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengaku telah mendapat laporan dari masyarakat mengenai guru yang kurang aktif dalam menjalankan tugas.

"Selama menjabat sebagai wakil bupati, saya memang belum pernah melakukan sidak, tetapi kami tahu seperti Sungai Bundung, Sungai Raja, Sungai Baru, belum lagi untuk wilayah darat. Itu ada yang gurunya masuk jam 10.00 pulangnya jam 11.00," ucap H Ahmadi, Sabtu, 15 Juni 2019.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan laporan masyarakat dan sangat disayangkan, mengingat anak didik di sekolah akan kurang mendapatkan perhatian dan bimbingan dari guru tersebut.

"Apa yang disampaikan masyarakat, mereka itu ingin kita melakukan peninjauan terhadap kebiasaan mereka, karena masyarakat menganggap guru itu hanya makan gaji buta," ujar Ahmadi.

Wakil Bupati Sukamara meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukamara bisa segera menindaklanjuti laporan mengenai permasalahan tersebut.

--page

"Mengenai laporan ini, kita sampaikan kepada dinas terkait untuk lebih sering mengunjungi sekolah-sekolah tersebut," pinta H Ahmadi

Ahmadi melanjutkan, dengan adanya kunjungan, pihak dinas bisa mengetahui kendala apa yang terjadi di sekolah agar ada solusi yang bisa diberikan sehingga masalah dapat diselesaikan. 

"Jika ada aspirasi-aspirasi orang ya didatangi," tegas H Ahmadi. (NORHASANAH/B-2)