SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kalangan DPRD Kotawaringin Timur, memertanyakan upaya pemkab untuk menyelamatkan Pantai Ujung Pandaran dari abrasi. Pasalnya, kondisi itu kian parah.

Angota Fraksi Partai Golongan Karya, H Rudianur menegaskan abrasi yang terjadi di objek wisata itu sudah menghabiskan daratan pantai.

"Dulu hamparan yang menjorok ke laut hampir 50 meter. Sekarang, sudah tidak ada lagi," kata Rudianur, Minggu, 16 Juni 2019.

Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur menekankan agar Pemkab Kotim serius menuntaskan permasalahan itu. Jika tidak aset yang ada di kawasan itu akan sia-sia.

"Berapa miliar rupiah sudah aset kita di situ yang dibangun pemerintah. Belum lagi proyek multiyears ini. Kami minta agar ini segera diseleaikan, karena masalah serius," kata dia.

--page

Rudianur pun sudah turun ke lokasi. Jika itu terus menerus dibiarkan maka objek wisata andalan Kotim akan rusak parah. Bahkan yang dikhwatirkan akan memutus jalan penghubung Kotim dan Seruyan.

"Jika pemerintah kita tanggap dari dulu mingkin tidak separah ini," pungkasnya. (NACO/B-11)