BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli menaruh harapan agar pelaksanaan pilkada bisa berlangsung aman dan lancar. Terkait itu, pendukung kontestan pilkada agar jangan bersikap frontal. Setiap kontestan serta pendukung pun tidak perlu saling hujat.
Sehingga pelaksanaan pemilihan kepala daerah Kotim yang bersamanaan dengan Pemilih Gubernur Kalteng itu tidak menimbulkan gesekan sesama pendukung.
Jhon mengatakan, semua pihak boleh mencalon selama tidak dilarang oleh aturan. Dan tidak perlu saling menghujat, mencaci maki, hingga membuat suasana panas.
"Ada yang lebih frontal, ada pula yang cenderung memilih diam tetapi punya pilihan politik sendiri," kata Jhon Krisli, Minggu, 16 Juni 2018.
Dia berharap dalam perhelatan pilkada 2020 nanti tidak membuat masyarakat teradu seperti di pilpres. Yakni kubu-kubu pendukung dengan tingkat fanatisme luar biasa.
--page
Semua warga Kotim yang merasa punya kans untuk maju di pilkada maka itu tidak masalah. Semakin banyak calon bupati maka semakin banyak pilihan masyarakat. (NACO/B-11)








