BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kontingen Kabupaten Seruyan tidak mengikuti cabang lomba sepak sawut pada Festival Budaya Isen Mulang 2019 di Palangka Raya.
Penyebabnya, Kabupaten Seruyan sudah tidak memiliki atlet di cabang ini. Disamping pembinaan atlet baru masih minim.
"Ada atlet yang dulu sudah tidak di Seruyan lagi. Sementara kita membina baru kesulitan, karena minim peminat untuk olahraga tradisional ini," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan, Turjansyah, Sabtu 15 Juni 2019.
Turjansyah mengutarakan, sejauh ini untuk penjaringan atlet di cabang sepak sawut. Peminatnya pun tidak sebanyak atlet futsal dan sepakbola.
"Untuk futsal dan sepak bola bisa dilakukan pada siang hari. Sedangkan sepak sawut harus malam hari, dan menggunakan bola api," terangnya.
--page
Hal inilah yang menjadi penghambat mereka mendapatkan atlet-atlet sepak bola sawut.
"Bahkan turnamen sepak sawut antar RT pada tahun lalu juga minim peminatnya," pungkasnya. (RENO/B-11)







