BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan masih kekurangan sekitar 300 tenaga kesehatan seperti bidan dan peraat untuk di rumah sakit, puskesmas, dan pustu.
Dari jumlah tersebut, dipastikan paling banyak kekurangan tenaga bidan dan perawat yang bertugas di Puskesmas dan Pustu yang tersebar di 10 Kecamatan di Kabupaten Seruyan.
"Untuk tenaga bidan dan perawat terutama yang bertugas di Puskesmas dan Pustu kita masih kekurangan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan Mahdiniansyah, di Kuala Pembuang, Senin 17 Juni 2019.
Menurut Mahdiniansyah, untuk memenuhi kebutuhan bidan dan perawat tersebut, pihaknya kembali mengusulkan pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS tahun 2019 ini.
"Secara globalnya ada sekitar 300 tenaga kesehatan yang kita usulkan ke BKD, termasuk bidan dan perawat serta dokter yang kita masih banyak kekurangan," jelas Mahdiniansyah.
--page
Dirinya berharap agar usulan di tahun ini bisa terpenuhi lebih besar dari formasi CPNS tahun 2018 lalu, karena memang sesuai kondisi di lapangan membutuhkan tenaga yang cukup banyak.
"Pengakatan tahun 2018 lalu ada 80 CPNS. Harapan kita memang tahun ini formasi kesehatan bisa lebih banyak dari tahun lalu," imbuh Mahdiniansyah. (RENO/B-5)








