BORNEONEWS, Muara Teweh – Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam kegiatan pemecahan rekor Muri bakar jagung terbanyak yakni 62.000 tongkol yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan dapat memotovasi masyarakat untuk bertani.
Apalagi stan Pemkab Barito Utara dalam kegiatan tersebut mendapatkan kohormatan sebagai terbaik I.
Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan, keikutsertaan Barito Utara dalam Festival Bakar Jagung itu untuk menunjukkan bahwa Bumi Iya Mulik Bengkan Turan juga mampu memproduksi jagung dan telah dipasarkan ke luar daerah.
“Momen festival ini saya nilai mempunyai makna yang penting bagi pembangunan pertanian di Barito Utara. Karena ini merupakan pernyataan wujud nyata kita sudah bisa memproduksi jagung yang melimpah dan sudah kita jual ke luar daerah seperti ke Kalimantan Selatan," kata Nadalsyah, Senin, 17 Juni 2019.
"Mudah-mudahan ini membuat petani kita semakin termotivasi untuk lebih semangat lagi menanam jagung dan memanfaatkan lahan potensial yang ada," sambungnya.
--page
Sebelumnya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Barito Utara, khususnya sektor pertanian hingga mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian. (RAMADANI/B-3)








