SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara mengingatkan agar tidak ada perpeloncoan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dinas pendidikan akan mengawasi hal tersebut.

"Untuk MPLS, selama beberapa tahun ini memang sudah tidak ada lagi yang namanya perpeloncoan," kata Kepala Dinas Dikbud Sukamara, Chairuddin, Selasa, 18 Juni 2019.

Chairuddin menegaskan, pihaknya telah menekankan kepada seluruh sekolah setiap tahunnya. Agar dalam pelaksanan MPLS tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan.

Sekolah juga dilarang melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan rasa malu terhadap siswa. Atau kegiatan fisik yang terlalu menguras tenaga siswa baru.

"Tidak boleh ada papan nama yang digantung di leher, karena itu bisa menurunkan rasa percaya diri anak tersebut. Kemudian, tidak boleh ada aktvitas fisik yang membuat siswa terlalu lelah," tegasnya.

--page

Dia menyarankan, selama MPLS, panitia bisa lebih banyak mengenalkan tentang sekolah kepada siswa baru. Sehingga usai kegiatan, peserta didik baru mengenal lingkungan sekolahnya.

"Harapan kita pada MPLS ini, sekolah bisa mengisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi siswa," harapnya. (NORHASANAH/B-11)