BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan Sukamara diminta mengoptimalkan pelayanan Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu atau Posyandu, mengigat nilai yang didapat saat ini sangat rendah.
"Kepada Dinas Kesehatan, untuk pelayanan posyandu agar bisa dioptinalkan, karena posyandu kita itu nilainya di provinsi nol persen," ucap Bupati Sukamara Windu Subagio, Selasa, 18 Juni 2019.
Windu mengaku heran atas nilai tersebut, mengingat, jika dilihat dari nilai yang diberikan oleh Provinsi Kalimantan Tengah (Kqlteng) bahwa tidak pelaksanaan sama sekali terhadap kegiatan kesehatan dasar tersebut.
"Saya heran juga, ini saya ketahui saat ada acara di Sampit, nilainya nol persen, setau saya kegiatan posyandu ini ada, apakah ini tidak dilaporkan atau lain sebagainya," terang Windu.
Untuk menghidupkan pelayanan posyandu di Kabupaten Sukamara, bupati menyarankan agar petugas bisa bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di wilayah masing-masing.
--page
"Posyandu bisa bekerjasama dengan PKK, bagaimana posyandu ini bisa menjadi terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat," tuturnya.
"Posyandu ini sangatlah dekat dengan masyarakat, karena kita akan tau ada ibu yang hamil, akan tau jika ada anak yang stunting, oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan terhadap pelayanan," tukas Windu Subagio. (NORHASANAH/B-5)








