BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Hj Umi Mastikah mengatakan raihan predikat wajar tanpa pengecualian atau WTP memang diiringi segenap permasalahan dan tantangan.
"Permasalahan dan tantangan ini setidaknya menjadi penyemangat bagi seluruh OPD untuk berusaha menjadi yang terbaik," kata Umi, Rabu, 19 Juni 2019.
Wakil Wali Kota mencontohkan, pelaksanaan program APBD 2018 yang lalu telah mencerminkan proses dari pelaksaaan program pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Pelaksanaan program pembangunan tahun 2018 lalu, dari semua yang telah dilaksanakan OPD menjadi acuan BPK memberikan opini WTP" tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Gerindra, DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti, mengapresiasi prestasi Pemerintah Kota Palangka Raya meraih opini WTP dari BPK RI.
--page
Predikat ini, merupakan hasil yang sangat baik untuk pertahankan opini WTP hingga tiga kali berturut-turut.
"Ini juga kami yakini turut menjadi kebanggaan masyarakat Kota Palangka Raya. Kita berharap tradisi akuntabilitas dan transparansi dalam dasar pengelolaan keuangan daerah ini dapat terus dikuatkan," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)








