BORNEONEWS, Sukamara - Dua desa di Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, terendam banjir akibat luapan air hujan.
"Banjir memamg sempat merendam rumah warga pada pagi hari tetapi hanya berlangsung sekitar dua jam saja dan air langsung surut," ucap Camat Pantai Lunci, M Yunus, Rabu, 19 Juni 2019.
Yunus menerangkan, akibat luapan air hujan tersebut, beberapa desa juga terkena dampak, nanum hanya Desa Cabang Barat dan Desa Sei Tabuk yang kondisnya parah karena ketinggian air hingga masuk kedalam rumah.
Menurutnya, rendaman air tersebut disebabkan luapan air akibat hujan sehingga beberapa anak sungai yang ada diwilayah tersebut tidak mampu menampung air yang terbuang kelaut dan ditambah lagi saat kejadian permukaan air laut sedang pasang.
"Air tertahan akibat air laut juga masuk sehingga merendam rumah-rumahbwarga'" terangnya.
--page
Camat mebahkan, selain merendam rumah warga, akibat dari luapan air hujan tersebut juga membuat beberapa jembatan rusak parah, bahkan sudah tidak bisa dilewati lagi.
"Ada jembatan dan gorong-gorong yang rusak akibat banjuir ini," ujar M Yunus. (NORHASANAH/B-5)








