BORNEONEWS, Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara, H Asran mengusulkan agar pemerintah daerah segera menangani tanah longsor di Desa Bintang Ninggi I.
H Asran mengkhawatirkan, tanah longsor akan bertambah parah, dan menimpa keluarga lainnya. Bahkan dikhawatirkan akan jatuh korban.
Dia mengharapkan agar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara mengusulkan pembangunan siring menggunakan dana APBD Perubahan 2019.
Menurut politisi Partai Golkar ini, jangan sampai menunggu di APBD Murni 2020, karena waktunya terlalu lama. “Usulkan saja di APBD Perubahan ini agar penanganannya segera dilakukan, jangan sampai menunggu di APBD Murni 2020 nanti. Karena itu perlu segera dibangun siring untuk penanganannya," kata H Asran, Kamis 20 Juni 2019.
Asran juga menyambut baik usulan Kades Bintang Ninggi I untuk merelokasi warga yang bermukim di pinggiran sungai ke tempat yang lebih aman. Relokasi warga lebih baik ketimbang membuat bronjong atau sejenisnya, akan lebih baik dana itu dialihkan untuk membeli lahan baru.
--page
“Pembelian lahan bisa dianggarkan oleh pemerintah daerah, dan itu bisa diajukan pada APBD Murni tahun 2020,” kata H asran.
Sebelumnya, 3 rumah warga di Desa Bintang Ninggi I, Kecamatan Teweh Selatan beberapa waktu lalu roboh tertimpa longsor. Selain itu, puluhan rumah lainnya terancam longsor.
H Asran mengkhawatirkan, tanah longsor akan bertambah parah, dan menimpa keluarga lainnya. Bahkan dikhawatirkan akan jatuh korban. (RAMADHANI/B-2)








